Bismillah, Lahaulawalakuwwataillabillahilaliyyiladziim.
Bintang malam sampaikan padanya
Aku ingin melukis sinarmu dihatinya
Embun pagi katakan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
Tahukah engkau wahai langit
Ku ingin bertemu sahabatku
Kupasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya….
Lagu rindu ini kudendangkan
Hanya untuk sahabatku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Izinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan
(Lagu Rindu (sedikit editan), Kerispatih)
Malam ini tiba-tiba pengen dengerin “lagu rindu”-nya kerispatih. Bukan karena aku ngefans sama band ini, tapi hati ini memang sedang rindu. Rindu pada bintang-bintang itu….karena rindu itu juga yang selalu mengajakku untuk memandang langit sepanjang malam yang berhias jutaan bintang. Dan malam ini aku ingin bersama bintang lebih lama dari biasanya. Karena malam ini kerlip bintang hadir bersama titipan cinta dari seorang sahabat nun jauh disana. Jauh…ya teramat jauh jarak antara kita kalau dilihat dari letak geografisnya..tapi aku tak ingin melihat jarak itu dari letak geografis karena kadang itu membuatku sedih. Sedih karena “Ba’da Magrib” itu bukan milikku. Letak geografis itu yang selalu membuatku jealous, jealous pada orang-orang disekelilingnya yang bisa berdiskusi tentang konspirasi dengannya setiap saat, setiap ba’da magrib, aaaaghh cemburu itu memang sakit jendral!!! (Ukhti…..aku benar-benar rindu). Lalu melihat jarak itu dari apa????aku hanya ingin melihat jarak itu dari ini, dari hati. Yups dari hati, saat kulihat jarak itu berdasarkan hati maka tak kulihat sedikitpun jarak antara kita(hha bingung ya). Seperti bintang, sepertinya ia jauh diatas langit sana, namun sebenarnya ia sangat dekat. malam inipun kerlip bintang itu sangat dekat dan sangat indah. Allah, terimakasih atas keberlimpahan nikmat yang selalu Engkau berikan pada hamba. sejenak kerlip bintang itu mengingatkanku akan sebuah surat yang dikirimkan oleh kaka mentoringku dulu. ku tinggalkan bintang dilangit itu dan ku cari surat yang ku terima 5 tahun silam. (masih ditemani lagu rindu-nya kerispatih) Mari kita simak dengan seksama penggalan surat itu (bagi yang tidak ikut menyimak harap jangan ribut!!(keep silent, please! Halah apaan sih!) hehe. Jreng…jreng…jreng!!!
………………………………………….
"hidup urang memang kanggo ibadah, ngabdi ka Alloh, ngalakonan suatu hal semata-mata hanya pada Alloh, berbuat berucap dan beramal hanya sebatas apa yang diperintahkan oleh Alloh dan apa yang dikehendaki oleh Alloh. Akhwat...jikalau hidup ini tidak ada nilai pertanggungjawabannya disisi Allah maka pastilah kita boleh hidup sesuai kehendak diri dan nafsu.. jikalau hidup ini tidak akan ada pembalasannya maka kita bebas untuk berbuat apa saja. akhwat...dimanapun kita berada bahkan dalam kesendiriannyapun yakinlah bahwa kita melihat Allah, jika kita tidak dapat melihat Allah maka yakinlah bahwa Allah melihat dan mengawasi kita. sesungguhnya tak ada satupun perjalanan yang luput dari pemeliharaan-Nya. Jiwa kita senantiasa ada dalam genggamannya.karena itu berhati-hatilah. tajamkan hatimu, temukan niat perjalanan karena amanah dari Allah. berjalan karena dan tertuju pada Allah. dimanapun dan kapanpun kau berada, hadapilah dengan ketegaran dan keyakinan pada-Nya. pandanglah bintang-bintang itu yang selalu ada, bersinar, meski tidak menerangi seluruh bumi tapi ia selalu ada...begitu juga saudara, berhamburan di muka bumi teramat banyak seperti bintang. saudara...meskipun tak terlihat, tapi selalu ada dalam hati dan doanya."
……………………………………………………………………………………………
Subhanallah….ternyata bintang itu…. saudara. Saudara yang selalu ada dalam hati dan doanya. Ah bintang, kau semakin membuatku jatuh cinta. Teteh (namanya gak boleh disebutin), makasi ya atas semua surat cintanya. Entah berapa tinta yang kau habiskan untuk menorehkan cintamu diatas kertas, tulisan tanganmu itu ibarat mantra-mantra yang menghipnotisku untuk berlari dan terus mendekat pada cinta tertinggiku, cinta pada Rabb-ku, Rabbmu, Rabb kita semua. Allah memang selalu punya cara-Nya sendiri untuk menunjukkan kasih sayang-NYa pada tiap hamba-Nya. Walau semua berawal dari sepucuk surat namun semua begitu bermakna, sangat berarti hingga kini dan nanti. 5 tahun berlalu, namun surat-surat itu selalu mengingatkanku bahwa betapa Allah sangat baik, sangat sayang sama aku. Terimakasih ya Allah atas semua kebaikanMu. Dan semuanya begitu indah. Semua takdir-Nya selalu indah. Wonderful as Rainbow. Untuk semua bintangku….aku sangat mencintaimu…fillah lillah. Semoga Allah kelak mengumpulkan kita di Jannah-Nya. Amien.
{Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah. (datangnya).}
(QS. An-Nahl: 53)
*****
lagu rindu dari kerispatih-pun berlalu… akupun memutar lagu “Perjalanan ke Syam” dari Bang Thufail Al-Ghifari. (suka banget lagu ini)
Ya Rabb
Terima Kasih atas semua kebaikanMu
yang telah memberikanku semua kenikmatan Islam ini..
Engkaulah sumber kekuatanku…
Walau begitu sering sunyi dan letih menghampiri..
Namun hening kisah abadi utusanMu selalu menghibur redup semangatku
Untuk tetap bertumbuh dalam ragam warna hari dan pendapat
Dan aku begitu merindu atas surgaMu
Walau begitu sering jiwaku merasa tak layak di sana…
Namun dibalik semua keterbatasanku..
Aku titipkan doa agar Kau mau untuk memaafkanku
Ada begitu banyak khilafku
Ada begitu banyak salahku…
namun adakah alasan lain dariku meneteskan air mata ini selain takut padaMu..
Takut pada AmarahMu, takut jika Kau tidak mengenalku kelak di akhirat nanti…
Ya Rabb
Aku belum bisa meneladani Nabi Muhammad 100%
Begitu sulit rasanya walau aku akan terus mencoba
Iman ini sering naik turun ya Rabb..
namun aku mohon jangan kau gelapkan hatiku dari hidayahMu
tak ada harta kekayaanku selain memiliki Islam dalam hidupku
tak ada kekayaan terbaikku selain menjadikan Engkau diatas segala galanya
tak ada warisan terbaik dalam hidupku selain mengakui Nabi Muhammad adalah utusanMu
Ya Rabb…
Angin kehidupan terus bertiup
Waktu selalu setia menemaninya berjalan
Menghias kekompakan siang dan malam
Dan Matahari yang tak lelah iringin putaran bulan di planet ini
Dan aku masih belum bisa memberikan apa – apa…
Hanya ingin tetap berusaha ikhlas
Dan coba tuk selalu tegar melawan setiap badai…
Chorus :
Ya Rabb…
Keringat – keringat yang basuh daki tubuh disetiap saksi saksi ikhtiar..
Dan ku yakin jika aku masih bertahan
itu pasti karena Kau selalu ada dalam setiap langkahku..
Sungguh..
hanya padaMulah aku sandarkan harapan
Hanya padaMu aku titipkan ikhtiar
agar gentar berubah menjadi radar keoptimisan
Menerawang esok dalam kepastian rahmat dan keberkahan
Aku berdoa dalam setiap keterbatasan
Menjaga yakinku melawan syahwatku yang sering menipu
Jagalah aqidahku dari ribuan thagut yang menyeranta dalam benak belukar
Anta beranta logika dan analisa yang tak jarang rumuskan kebutaan dunia
Keasingan ini berat ya Rabb
Maka aku mohon tegarkanlah jiwa yang lemah ini
BIsmillahi tawakaltu Alallah La haula wa la quwwata illa billah
Maka Kuatkanlah
Kuatkanlah hati yang rapuh ini
Teguhkan kepalan yang menyimpan cita cita Jihad menuju mahligai keridhoanMu
Mardhotillah…ya Rabb
Mardhotillah…ya Rabb
Karena janjiMu pasti dan ku sangat yakin itu
Maka jagalah langkahku dari segala WAHN yang menyesatkan
Tabahkan komitmen ini di antara semua fitnah dan duka
Ya Rabb
padaMu aku mencari jawaban disetiap dilemma dan kegundahan
Engkaulah tempat terbaik aku mencurahkan gelisah nafasku
Perjalanan ini terasa hampa tanpa kehadiranMu..ya Rabb
Aku yang hina ini berharap keridhoan menuju SurgaMu yang abadi…
Tak lelah ku memohon ampun padaMu
Agar setiap luka terbasuh syahdu nada cintaMu
Membuka ruas hati yang hitam dalam cahaya hidayahMu
Menembus ruang ruang kehidupan terindah
Aku yang ingin terjaga di jalanMu
Aku yang ingin selalu istiqomah melepas diri dari semua thagut mencari ridhoMu
Karena aku takkan pernah berharga kalau bukan karena cahaya keimanan dariMu
Maka aku berserah diri menjual semuanya padaMu
Belilah hamba dan lunasilah dengan keridhoanMu
Karena tak ada cita cita terbaik selain ingin bertemu dengan Engkau dan RasulMu
Dalam keindahan kehidupan yang abadi
Aku memohon ampunanMu, Aku mengemis cintaMu, Aku yang berusaha istiqomah dalam hijrah kepadaMu…Ampunilah hamba ya Rabb….
{Maka berpegangteguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah
kamu termasuk orang yang bersyukur.}
(QS. Al-A'raf: 144)
Valerie 22082011 (saat rindu berteman bintang)
Your investing into this wonderful islam blog. Please do follow/comment on my blog. Stay blessed and keep up the good work
BalasHapus